Pandemi COVID-19 telah menghadirkan berbagai kendala bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Salah satu provinsi yang terdampak adalah Aceh, dengan 102 ribu UMKM yang merasakan dampak negatif pandemi ini, seperti penurunan jumlah pembeli dan frekuensi belanja. Pemerintah telah memberikan bantuan dan insentif, namun situasi perekonomian masih menantang.
Dalam menghadapi tantangan ini, beberapa pelaku UMKM di Aceh telah mengadopsi strategi baru dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital. Melalui promosi aktif di media sosial dan transaksi online, mereka berhasil mempertahankan usaha mereka dan menjaga aliran pendapatan. Menyadari hal ini, Padebooks bekerjasama dengan Baitul Mal Aceh menyelenggarakan kegiatan “Socmed-preneur: Usaha Lancar di Tengah Pandemi”.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang penggunaan media sosial bagi UMKM, meningkatkan pemahaman tentang pentingnya teknologi digital dalam bisnis, serta mendorong peserta untuk memanfaatkan media sosial dalam berpromosi dan berbisnis. Acara ini dijadwalkan pada tanggal 3 Desember 2020 di Aula PKBI Banda Aceh, dengan peserta yang terdiri dari pelaku UMKM dan pemilik usaha online di Kota Banda Aceh dan sekitarnya.
Dua pemateri akan hadir dalam kegiatan ini. Pertama, Muhammad Akramullah, pendiri Keyvan Islamic Finance, akan menyampaikan materi tentang kewirausahaan di era digital dan pentingnya ekonomi/keuangan syariah bagi pelaku UMKM. Kedua, Gusti Hermawan Supma, pendiri dan pemilik usaha donat mini Get Latela, akan berbagi pengalaman seputar mendirikan dan menjalankan usaha, serta memberikan tips dan trik memanfaatkan internet, terutama media sosial, untuk kepentingan bisnis.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan stimulus kepada pelaku UMKM untuk terus beradaptasi dengan perubahan tren bisnis dan memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran yang efektif. Dengan demikian, mereka dapat tetap bertahan dan berkembang di tengah pandemi ini. Padebooks berkomitmen untuk terus mendukung pelaku UMKM dengan menyelenggarakan pelatihan dan workshop yang relevan untuk membantu mereka menghadapi tantangan ekonomi saat ini.