Selamat dan Sukses! Kepada anggota Padebooks Khairul Azmi, S. Sos dan Dhiyanti Islami, S. Pd yang telah meraih gelar sarjana masing-masing pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi, dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, pada Kamis (13/8). Semoga ilmu yang telah didapatkan bermanfaat bagi orang banyak!

Hari ini dunia dihadapkan dengan hantu belau pandemi bernama Covid-19 yang mengoyak sendi-sendi kehidupan sosialmasyarakat. Virus Novel Corona Virus (NCoV) yang menyerang saluran pernafasan ini berasal dari kelompok yang sama dengan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Pada tahun 2012 ada sembilan negara yang telah melaporkan kasus MERS-CoV, yaitu Perancis, Italia, Yordania, Qatar, Arab Saudi, Tunisia, Jerman, Inggris dan Uni Emirat Arab. SARS-Cov menjangkiti setidaknya 32 negara di dunia pada tahun 2003. Berbeda dengan pendahulunya,Covid-19 menyerang hampir seluruh negara di dunia. Pemerintah Indonesia…Lanjutkan Membaca “Simalakama Kebijakan AMBIGU COVID-19”

Perhimpunan Alumni Jerman Aceh (PAJ Aceh) akan menyelenggarakan webinar “Doctoral Study and Research in Germany”, Rabu (5/8) melalui aplikasi rapat daring. Webinar yang akan berlangsung pada pukul 10:00 WIB – 12:00 WIB ini mengundang Rifki Furqan, M.Sc, penerima beasiswa DAAD Doctoral and Research Grant 2019 Jacob University Bremen Jerman sebagai pemateri. Ia menekuni bidang penelitian tentang pengelolaan laut dalam pengelolaan area konservasi laut Indonesia. Ia saat ini juga tercatat bekerja pada ZMT Bremen. Kegiatan ini turut menghadirkan Zuhra Sofyan, M.Sc., peneliti tamu pada Hasso Plattner…Lanjutkan Membaca “Doctoral Study and Research in Germany”

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI) dan Himpunan mahasiswa Pendidikan Bahas Inggris (EDSA) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, bekerjasama dengan Lentera Intelektual Indonesia dan Padebooks akan mengadakan webinar bertema Text and Discourse, Selasa (14/07) via aplikasi rapat daring. Webinar ini menghadirkan Ms. Nazima Versay Kudus, dosen senior Universtiti Teknologi MARA Pulau Pinang dan Assoc Prof. Dr. Mohamad Rashidi Pakri dari English Language Studies Section, School of Humanities, Universiti Sains Malaysia. Selain itu, Dr.phil. Saiful Akmal, MA. dosen UIN Ar-Raniry akan bertindak sebagai pemandu acara….Lanjutkan Membaca “PBI UINAR Adakan Webinar Internasional”

Pemerintah saat ini tengah mengusung aturan kenormalan baru di sektor pendidikan. Salah satu opsinya adalah aturan membatasi kegiatan tatap muka pada lembaga pendidikan dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Tantangan ada pada perguruan tinggi mengingat proses mencetak lulusan melibatkan proses belajar mengajar yang saat ini beralih via layanan teknologi, seperti aplikasi rapat daring. Untuk itu, Lingkaran Aceh Bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kali Djaga dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Hilal Sigli, bersama Padebooks menyelenggarakan Webinar Cluster Lingka Kampus dengan menggangkat tema…Lanjutkan Membaca “Masa Depan Pembelajaran Bahasa Arab di Kampus Pada Era New Normal”

Perhimpunan Alumni Jerman Aceh (PAJ Aceh) akan menyelenggarakan Webinar “Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Covid-19”, Sabtu (11/7) via aplikasi rapat daring. Webinar yang akan berlangsung pada pukul 14.00 – 16.00 WIB ini mengundang Dr.rer.med. Ns. Marthoenis, dosen Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala serta Razan Madyasta Wibowo, B.Sc dari Pettenkofer School of Public Health Munich – Public Health in Munich sebagai pemateri. Ns. Farah Diba, MScPH, alumnus Charité – Universitätsmedizin Berlin, yang juga menjabat dosen aktif pada Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala hadir sebagai moderator pada…Lanjutkan Membaca “Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemic Covid-19”

Wabah corona masih meneror, Indonesia masih dihantui virus ini. Akan tetapi, karena sudah mulai terbiasa dengan kehadiran pembunuh yang tak kelihatan ini, rakyat sudah mulai agak tenang. Keangkeran sang virus pun sudah mulai agak memudar,walaupun angka positif makin bertambah, namun angka kematian makin berkurang. Meski demikian gerakan jurus sang virus hingga sekarang belum bisa dipatahkan, seranngan sang virus masih menakutkan dan belum bisa dikalahkan. Kehadiran sang virus masih mengancam dan belum bisa dihancurkan. Lalu, apa tindakan hebat Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi aksi teror corona yang…Lanjutkan Membaca “Fenomena Labil Dalam Kebijakan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Daerah Aceh Terkait COVID-19”

Artikel ini terinspirasi dari tulisan Muhammad Alkaf tahun 2016 yang berjudul Nasionalisme dari Pinggir. Dalam hal ini, Alkaf mengajukan kritik terhadap narasi nasionalisme yang dinilai terlalu terpusat. Narasi tersebut terkesan meminggirkan peran daerah dalam menjaga status kebangsaan nasional Indonesia. Bagi Alkaf, Indonesia adalah gabungan dari berbagai kultur, sejarah, narasi dan etnik. Sehingga, mengesampingkan “narasi pinggiran” adalah kecacatan yang bertentangan dengan semangat integrasi dan kebangsaan (lihat Alkaf 2016). Artikel ini kemudian juga mempersoalkan gagasan syari’at Islam yang terlalu terpusat. Kesan regulasi syari’at dalam bentuk qanun misalnya…Lanjutkan Membaca “Bersyariat Dari Pinggir”

Pengaruh Para Sufi dalam Beberapa Fase Islamisasi Nusantara

Untuk mengukuhkan Islam pada jiwa masyarakat Nusantara dalam pandangan al-Attas membutuhkan proses panjang hingga beberapa abad. Proses tersebut sebut adalah Islamisasi, maksudnya adalah proses pengenalan, pemahaman, serta pengukuhan terhadap makna Islam yang sebanarnya sehingga melekat pada diri manusia. Islamisasi di sini merupakan perjuangan kaum sufi serta para muballig Islam dalam menyebarkan dan sekaligus memberi pemahaman kepada masyarakat Nusantara yang masih terpengaruhi oleh mitologi, alam seni, dan metafisika kabur. Para sufi, mendoktrin Islam dengan memperhatikan tingkat kemampuan masyarakat Nusantara. Islamisasi dalam gambaran al-Attas tersebut merupakan bentuk nyata, dan sampai saat ini masih dirasakan keberlanjutannya. Dengan metode sufistik tersebut, Islam bukan hanya sekdar doktrin melainkan telah menjadi bagian amalan utama bagi masyarakat Nusantara sekaligus meruntuhkan pengetahuan lama yang terpengaruh dengan mitologi sesat ke alam baru yang lebih rasional dan saintifik.

Lanjutkan Membaca "Islam Nusantara Dalam Pandangan Syed Muhammad Naquib Al-Attas (Bagian 2 dari 2)"